Mahasiswa Informatika Kembangkan Hidroponik, Why Not?

Ketua STMIK Jabar, Kosidin, S.T., M.Kom. (biru) dan Kaprodi SI, Edi Firdaus, S.Kom., M.Kom. (berkacamata) Bersama Mahapasti (Mahasiswa Pecinta Alam STMIK Jabar)

Hidroponik adalah sistem penanaman berbasis air sehingga tidak perlu menggunakan tanah. Cara ini mulai banyak dilakukan di daerah perkotaan, termasuk rumah-rumah yang tidak memiliki lahan luas. Ide kreatif yang bernilai ekonomis ini cukup membantu perekonomian keluarga masyarakat kota.

Mahasiswa STMIK Jabar tak ingin kalah kreatif. Mereka melakukan eksperimen di kampusnya pada tanggal 3 April 2021. Mereka yakin bahwa sebuah kampus mungil yang penuh kreativitas akan membuat suasana kampus lebih betah didatangi mahasiswa, juga menjadi inspirasi bagi warga sekitar. Apalagi kampus STMIK Jabar berada di kota dan pinggir jalan akan sangat mudah menularkan kreativitas kepada warga yang berlalu di depannya.

Cocok tanam berbasis hidroponik akan memunculkan beberapa manfaat, antara lain:

  1. Penjualan hasil panen
  2. Mengundang perhatian masyarakat untuk berkunjung
  3. Daya kreativitas mahasiswa akan tumbuh subur
  4. Kampus ramah lingkungan akan tercipta
  5. Panen bersama civitas akademika bisa terjadi dengan penuh kebahagiaan dan kekeluargaan
  6. Dan masih banyak lagi manfaat lain.

Lalu, apakah nyambung dengan mahasiswa Informatika?

Sejak tahun 2010, seorang Profesor lulusan Kanada dan sekaligus ketua Federasi Teknologi Informasi Pertanian Asia (AFITA), Prof. Dr. Kudang Boro Seminar hampir setiap minggu menggembleng mahasiswa jurusan komputer untuk selalu menggarap aplikasi komputer untuk keperluan pertanian atau perkebunan. Ini harus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indonesia yang memiliki sumber daya pertanian melimpah. Dengan kehadiran orang Informatika diharapkan dunia pertanian akan muncul lebih menarik dan memiliki daya jual lebih tinggi.

Selamat Atas Sidang Proposal Skripsi STMIK Jabar

Mahasiswa Terjun Langsung ke Masyarakat

Di samping ada kesibukan Dies Natalis STMIK Jabar, mahasiswa tetap harus menyelesaikan kegiatan perkuliahan, salah satunya adalah Sidang Proposal Skripsi pada tanggal 3 Maret 2021. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa akan lebih siap untuk menyusun skripsi di semester 8 nanti dengan lulus tepat waktu dan hasil sangat memuaskan.

Mahasiswa tampak berupaya keluar dari “habit”. Sebagian ada yang menggunakan tema penelitian yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, juga metode pengembangan sistem yang berbeda pula.

Hal ini bagian dari obrolan-obrolan ilmiah santai bahwa penelitian itu bisa berupa:

  1. Kualitas hebat siap lomba
  2. Bermanfaat bagi pengguna (perusahaan atau lembaga)
  3. Unik: belum atau jarang dibuat oleh mahasiswa lain.

Dengan memilih salah satu dari tiga poin di atas, mahasiswa akan mampu menilai potensi diri, ada di mana skill yang dimilikinya?

Yang benar-benar harus mendapatkan perhatian lebih intensif adalah pembuatan karya yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini kadang dianggap tidak elite, tapi jangan lupa masyarakat menantikan kehadiran karya kita yang benar-benar dapat membantu mempermudah pekerjaan sehari-harinya.

Dengan kata lain, mahasiswa terjun ke lapangan (masyarakat) sangat diperlukan, bukan hanya bermain keyboard di lab. komputer kampus dan pena di atas kertas.

Kolaborasi Mahasiswa STMIK Jabar Dengan Praktisi Bisnis Online Cimahi

Bersama Kang Yudi Rusmawan dari Cimahi dan Kang Randi Mahasiswa STMIK Jabar, kolaborasi webinar bisnis online diselenggarakan pada 3 Maret 2021 . Karena audience-nya berasal dari berbagai perguruan tinggi dan SMA di Indonesia, maka diharapkan Indonesia semakin banyak mengkaderkan pebisnis-pebisnis muda yang sukses.

Sebenarnya webinar ini tidak hanya sebatas webinar langsung berhenti tapi diharapkan menjadi media membangun relasi bisnis mahasiswa STMIK Jabar dengan Kang Yudi Rusmawan. Dengan demikian, komunikasi bisnis berkelanjutan insyaallah akan dilakukan.

Sebuah motivasi dan inspirasi dari Kang Yudi. Beliau bukan berasal dari program studi Informatika, melainkan dari Pendidikan Agama Islam (PAI). Akan tetapi, beliau sukses dalam usaha bisnis, baik bisnis non-informatika maupun bisnis berbasis informatika. Beliau sangat gencar bersama perusahaannya CV Teknologi Aplikasi Cerdas dan perusahan lainnya yang juga membidik aplikasi-aplikasi komputer untuk kebutuhan kampus dan sekolah. Beliau juga tidak jarang keliling ke berbagai daerah di luar pulau Jawa sebagai tim support aplikasi berbasis Teknologi Informatika.

Semoga STMIK Jabar memiliki usaha berbasis swadaya mahasiswa yang mengedepankan ide kreatif, bukan konsumtif; mengedepankan kemandirian, bukan berpangku tangan dan bersandar pada lingkungan.

STMIK Jabar Donor Darah Untuk Umat

Ketua STMIK Jabar, Kosidin, S.T., M.T.

Salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis STMIK Jabar ke-26 adalah penyelenggaraan donor darah bersama PMI Kota Bandung hari ini, Rabu, 31 Maret 2021. Mahasiswa STMIK Jabar dengan semangat menjadi panitia dan sekaligus menjadi pendonor dengan penuh ceria.

Semoga kegiatan ini penuh berkah dan ada lagi acara mulia seperti ini secara berkelanjutan. Bahkan pihak PMI dan kampus pun menyambut baik bila kegiatan sosial seperti ini diselenggarakan secara rutin.

Kamila, Mahasiswi STMIK Jabar

Terima kasih kepada PMI, STMIK Jabar, mahasiswa dan semua sahabat-sahabat pendonor yang telah berkenan! Semoga Allah SWT melimpahkan pahala yang berlipat ganda.

Dies Natalis STMIK Jabar ke-26: Kolaborasi Aksi Untuk STMIK Jabar Menuju Smart Digital Campus

Dari Kiri: Ketua STMIK Jabar, Kosidin, S.T., M.T. dan Ketua Panitia, Ergi Junior

Anak muda seperti mahasiswa itu masa-masanya bermimpi tinggi. Bagi mahasiswa, mimpi tinggi bukan berarti tak tahu jika jatuh akan terasa sakit sekali. Akan tetapi, masa mahasiswa adalah masa energi yang sangat kuat, seandainya jatuh pun akan mampu bangun dengan kekuatan super lagi mewujudkan mimpinya.

Bukan hanya kekuatan untuk bangun yang dahsyat tapi kita juga tidak tahu apakah kita benar-benar akan jatuh atau jangan-jangan justru Allah SWT akan kabulkan mimpi kita menjadi kenyataan. Karena ketidak-pastian akan jatuh itu pula menjadi keniscayaan bahwa mahasiswa tak perlu takut gagal dalam mewujudkan mimpi melainkan harus yakin bahwa Tuhan pun sudah greget berkenan melimpahkan kesuksesan untuk kita sebagai hamba-Nya.

Oleh karena itu, langkah mahasiswa merayakan Dies Natalis STMIK Jabar ke-26 tahun ini pada tanggal 27 Maret 2021 sungguh menggembirakan apalagi mengusung tagline “Kolaborasi Aksi Untuk STMIK Jabar Menuju Smart Digital Campus”. Ini menumbuhkan jiwa mahasiswa yang kreatif, kampus produktif, dan karya inspiratif.

Selamat untuk STMIK Jabar!

Salam bangga satu aksi untuk mahasiswa!

Terima kasih untuk kampus tercinta!

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan kepada kita semua. Aamiin.

HIMA STMIK Jabar Persiapkan Program Unggulan STMIK Jabar

Mustaqim Al-Fatih (Ketua Himatif)

Sebagai salah satu wujud peduli membangun kemajuan bangsa, STMIK Jabar memberikan kepercayaan penuh kepada mahasiswa untuk melangkah dengan pasti membangun peradaban baru. Sudah lama di Indonesia, generasi muda jarang menempati panggung penting di pemerintah maupun non-pemerintah. Saat inilah waktu yang tepat mengubah warisan budaya tersebut.

Energi anak muda harus diakui jauh lebih segar dan sangat kuat. Anak muda juga yang memiliki kreativitas sangat tinggi. Oleh karena itu, mahasiswa merupakan anak muda yang ada di kampus STMIK Jabar yang secara tersirat mendapat mandat untuk membangun kampus jauh melompat lebih maju lagi. Atas dasar inilah, para dosen dan pengelola STMIK Jabar bersiap mendukung penuh di balik layar demi mahasiswanya agar sukses dalam mengukir prestasi.

Himpunan Mahasiswa (HIMA) menjadi salah satu wadah kreativitas generasi muda. STMIK Jabar memiliki Hima Teknik Informatika (HIMATIF) dan Hima Sistem Informasi (HIMASI). Keduanya akan mempersiapkan program unggulan STMIK Jabar yang tentu saja kualitasnya akan terus dimonitor oleh pimpinan dan tim profesional STMIK Jabar.

Salah satu agenda HIMA adalah menyelenggarakan Bootcamp, sebuah pelatihan Teknologi Informatika yang didapatkan oleh mahasiswa di luar perkuliahan. Dari Bootcamp ini akan muncul mahasiswa yang mampu membangun aplikasi dengan tiga kriteria, yaitu hebat, manfaat, atau unik. Hebat berarti siap dilombakan. Manfaat berarti siap membantu masyarakat. Unik berarti aplikasi harus cenderung memiliki novelty yang kuat. Kegiatan ini akan terjadwal setiap minggu dengan nuansa pembelajaran santai tapi hasil profesional. Tidak hanya skill informatika, tapi jiwa leadership para pengurus akan terbangun lebih baik lagi.

Pembahasan Proker BEM dan ORMAWA Sebagai Ajang Berlatih Jiwa Leadership Generasi Milenial

Setelah pelantikan BEM bersama ORMAWA STMIK Jabar, mahasiswa semakin enerjik menunjukkan jiwa organisasinya. Mereka bergerak lebih cepat ikut memajukan kampus tercintanya. Jiwa kepemimpinan (leadership) mereka semakin tampil greget sebagai khas generasi milenial.

Aura mereka sangat positif karena hadir bukan hanya menuntut pengelola kampus harus ini dan itu tapi mereka ikut andil membangun dan mensukseskan kampus. Jika ada kekurangan kampus, mereka ikut memberikan solusinya, bukan hanya saling menyalahkan. Ini terbukti dari langkah tersirat dari semua Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) yang kompak saling mendukung mewujudkan berbagai agenda demi realisasi tagline STMIK Jabar “We are SMART!”

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Mahasiswa (HIMA) semuanya sebagai bagian dari ORMAWA saling melengkapi, semuanya saling support, semuanya bersinergi demi STMIK Jabar hebat.

Bukan hanya langkah pragmatis untuk menyemarakkan acara-acara hit tapi mereka rajin juga membenahi administrasi organisasi. Mereka tampak berkeinginan besar membuat tertib administrasi organisasi yang di antaranya adalah penyusunan Program Kerja (Proker) untuk satu tahun ke depan.

Langkah ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa/siswi SMA yang hendak melanjutkan kuliah bahwa kuliah itu tidak cukup mendengarkan dosen di kelas tapi banyak ruang untuk mengekspresikan kreativitas mahasiswa, baik terkait langsung dengan BEM ataupun sebagai mahasiswa biasa yang belum tergabung dengan ORMAWA, mereka tetap bisa mendapatkan peluang mengukir karir sejak dini tanpa menunggu lulus. Hal ini juga dijalankan oleh mahasiswa semester 2 yang notabene mahasiswa baru yang masih belum banyak mengenal kampus STMIK Jabar secara fisik karena pemberlakuan kuliah daring demi pencegahan Covid-19, mereka tetap aktif partisipatif dalam kegiatan kampus. Mantap, Kakak…! 🙂

IG Galeri STMIK JABAR Hitz Ruang Kreasi Mahasiswa Tanpa Batas

Pandemi Covid-19 bukan hanya dijadikan sebagai penghambat daya kreasi mahasiswa tapi justru harus jadi pelecut agar mahasiswa melompat-lompat menunjukkan daya kreasinya.

Kreativitas mahasiswa informatika tidak selalu ber-image serius di depan komputer, ngoding sampai jari-jemari keriting tapi mereka bisa berkreasi indah nan nyaman dipandang mata, memberikan penyegaran ke dalam kepala yang sering dijejali algoritma dan pemrograman, memberikan inspirasi diri untuk hati yang lagi sepi. 🙂

Organisasi kampus tidak selalu identik dengan rapat sampai malam, tidak selalu demo di jalanan, tapi seni dan budaya bisa mempercantik ide-ide cerdasnya sehingga tercapai keseimbangan otak kiri dan kanan dalam berbagai karyanya dengan indah dan bijaksana.

@stmikjabar_hitzz merupakan salah satu kreasi mahasiswa STMIK Jabar yang bercirikan Teknologi Informatika. Ini merupakan sebuah keselarasan implementasi antara Informatika dan hingar bingar dunia maya.

Dari sini juga akan muncul ide-ide baru dan foto-foto kreatif yang dapat membawa STMIK Jabar lebih hit lagi. Tunggu juga youtube dan webnya ya teman-teman! Insyaallah segera launching. Aamiin.

Mahasiswa STMIK JABAR Bersiap Kembangkan Kewirausahaan Berbasis IT

Minggu ini, ada sekitar 5 kelompok mahasiswa yang ingin mengembangkan kewirausahaan dan masih menunggu kelompok yang lain.

Jenis usahanya ada yang makanan, ada juga berkaitan dengan pertanian. Keterlibatan IT dalam dunia pertanian dan kelautan akan menambah kokoh perekonomian Indonesia yang notabebe dikenal sebagai negara agraris dan maritim.

Semoga langkah teman-teman ini menginspirasi kami dan yang lain untuk ikut aktif menjadi entrepreneur, bahkan technopreneur.

Pelantikan Ketua BEM STMIK JABAR

Alhamdulillah, ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2021-2022, Teh Regina Arifani, telah dilantik pada hari Sabtu, 6 Maret 2021.

Selain itu, Ketua MPM (Kang Nuris Sobur), UKM dan HIMA juga turut hadir walau tidak semua pengurus karena protokol kesehatan Covid-19.

Kabinet Satu Aksi siap beraksi. Semoga Kita selalu bersemangat membangun kampus tercinta dengan berbagai aksi kreatif, inovatif, produktif, dan positif.

Baca juga Booklet BEM STMIK Jabar