Transformasi Digital STMIK Jabar – Galamedia PR

Di samping musibah, pandemi Covid-19 menjadi inpirasi untuk meningkatkan kreativitas di segala aspek, termasuk dunia pendidikan. Inilah yang dilakukan oleh STMIK Jabar. Setiap kejadian pasti ada hikmahnya. Bahkan fenomena Covid-19 dapat dijadikan sebagai lompatan dari revolusi industri 4.0.

Seperti dilansir portal berita Galamedia Pikiran Rakyat, STMIK Jabar ikut andil membangun “reformasi” pendidikan menuju basis Informatics Technology (IT). Bersama-sama PUSTEKKOM Al-Ghifari kembangkan transformasi digital berbasis cloud. Kerja sama ini sebagai wujud kebersamaan semua kampus di bawah binaan Yayasan Al-Ghifari yang mengusung tagline “Al-Ghifari Satu”.

Dari segi SDM, STMIK Jabar selain melakukan upgrade secara internal, juga salah satunya sudah mengikutsertakan dosen-dosen dan pengelola untuk mendapatkan sertifikat Google for Education. Bahkan mahasiswa pun akan diikut-sertakan untuk optimalisasi pemanfaatan teknologi digital ini, terutama UKM Media Kampus yang merupakan bagian dari BEM. Ini merupakan komitmen kampus untuk selalu melakukan regenerasi anak muda lebih sering tampil di depan.

Dari segi tools, STMIK Jabar mulai mengembangkan aplikasi berbasis web untuk sistem akademik, kepegawaian, sarana-prasarana, keuangan, dan Learning Management System (LMS) untuk mendukung e-larning agar lebih optimal lagi.

Kerja sama seperti ini akan terus dikembangkan sehingga STMIK Jabar insyallah akan memanen hasil yang manis bersama semua unit garapan yang mencakup RA, SD, SMP, SMA, SMK Plus Al-Ghifari, Universitas Al-Ghifari, PIKMA Al-Ghifari dan Komunitas BLK Al-Ghifari.

Prodi Sistem Informasi (SI) STMIK Jabar Meraih Akreditasi B

Alhamdulillah prodi Sistem Informasi (SI) jenjang S1 STMIK Jabar meraih akreditasi B. Semoga menjadi penyemangat keluarga besar STMIK Jabar dan Yayasan Al-Ghifari untuk bersemangat mengukir prestasi lebih baik lagi.

Assessment dilakukan secara daring (online) dengan mewajibkan tim kecil kampus patuh pada protokol kesehatan, maka fotonya diwakili dengan ini saja ya…. Fotonya memang agak lama karena diambil sebelum pandemi Covid-19, agar lebih semarak dengan penuh nilai historis 🙂 Akan tetapi semangatnya sangat baru dengan jiwa pembaharu karena di masa Covid1-19, STMIK Jabar masih semangat memberikan yang terbaik.

Profil: Masih Mahasiswa Tapi Jadi Programmer PHP, Javascript, Python

STMIK Jabar punya salah satu mahasiswa berbakat yang jago programming. Namanya Ahmad Muhaimin, programmer muda yang menguasai bahasa PHP, Javascript, Python.

Kemampuan dalam programming-nya sudah tidak diragukan lagi, ia sudah pernah membuat Website Marones Coffee, aplikasi inventaris, website Daihatsu, Microsite Daihatsu, aplikasi Atensi Polda, dll.

Di balik kemampuan programming yang super keren itu, ternyata A Ahmad ini memiliki cita-cita sebagai TNI loh.

Wah menarik kan? Indonesia pasti butuh banyak orang-orang berbakat seperti A Ahmad.

Salam Jari Ngoding! hehehe

Keamanan Web, Karir TI Yang Keren!

Salah satu kajian yang paling menantang dalam ilmu komputer adalah kemanan sistem informasi (SI). Kajian ini merupakan salah satu pilihan topik penelitian dan diberikan dalam bentuk mata kuliah.

Keamanan SI memiliki beberapa istilah, antara lain information security, cyber security, dll. Banyak perusahaan dan instansi membutuhkan orang-orang yang jago security karena semakin hari media online semakin tidak tertolak lagi penggunaannya, termasuk yang melibatkan data-data penting yang rawan pencurian.

Sementara itu, tak sedikit orang yang suka mencoba membobol suatu sistem opnline, baik yang hanya iseng maupun yang dilakukan secara profesional. Karena inilah orang-orang yang jago security sangat dibutuhkan.

Analoginya, semakin banyak penjahat, maka polisi harus semakin banyak dan cerdas. Begitu juga dalam dunia maya, semakin banyak aplikasi online, kemungkinan semakin banyak penjahat online; semakin banyak penjahat online, maka harus semakin banyak polisi-polisi online yang sangat mumpuni di bidang Information Security.

Keamanan web merupakan bagian dari information security. Bahkan web juga bisa dibagi lagi menjadi sekelas web blog dan Media Sosial (MedSos). Gambaran riilnya dari kemanan web itu kita bisa mengingat web KPU yang sangat diguncang kekhawatiran bahwa ada data Pemilu yang di-hack, bahkan dimanipulasi. Dengan demikian, KPU menghadirkan pakar kemanan SI di persidangan.

Gambaran sederhananya, salah satu keamanan web itu adalah password, yang memiliki beberapa karakteristik:

  1. Huruf yang diketik tidak muncul, tapi hanya bulat-bulat hitam
  2. Huruf yang diketik dan disimpan, ada yang bisa dibaca di database, ada juga yang dienkripsi sehingga kita tidak tahu password yang disimpan. Kita ngetik satu huruf, tapi tersimpannya bisa lebih dari 5 huruf.
  3. Dll.

Nah, itu salah satu yang pernah aku pelajari tentang keamanan Web. Nanti, semoga bisa berbagi tentang kemanan web lebih teknis dan prospek kerjanya. Yang jelas, bidang ilmu ini bisa jadi bahan Skripsi (S1) atau tesis (S2).

Programmer PHP: Laravel atau CodeIgniter (CI)?

Dua framework populer saat ini, Laravel dan CodeIgniter (CI). Dengan framework, pembuatan web akan terasa lebih mudah dan relatif lebih cepat. Di kampus, ada dosen yang sekaligus praktisi programmer dan juga developer yang menggunakan kedua framework tersebut. Bahkan mahasiswa juga ada yang kuliah sambil jadi programmer menggunakan framework tersebut.

Pendeknya, Laravel biasa digunakan untuk membuat web skala besar, sedangkan CI untuk web skala kecil-menengah. Akan tetapi, proyek-proyek skala kecil-menengah biasanya lebih banyak dari skala besar. Di samping itu, semakin besar suatu web, maka tim juga mungkin akan membutuhkan lebih banyak personil.

Bagaimana tahapan belajarnya?

Enaknya belajar native PHP terlebih dahulu. Apa itu native PHP? Bila kita pertama kali belajar PHP, maka biasanya materinya native PHP.

Setelah native PHP, kita belajar CI. Walaupun bisa saja dari native PHP, langsung belajar Laravel. Akan tetapi, beberapa orang menganggap CI relatif lebih mudah dari Laravel.

Web-web pemerintah ada yang dibuat menggunakan Laravel. Sementara CI ada yang digunakan untuk web kampus, yang kami tahu.

Lalu mau pilih yang mana? Mau CI ataupun Laravel, yang penting jago! Hehe

Bagaiaman belajarnya?

Saya dan teman-teman belajar di kelas saat mata kuliahnya, juga ikut inkubator seperti ekstrakulikuler di sekolah. Target belajar kami, ngoding tiap hari sampai jari terasa keriting agar cepat dapet proyek! ahaha

Tiga Konsentrasi Lab. Komputer: Kita Pilih Mana?

Mendengar komputer? Banyak orang menganggap kita serba bisa. Namun, tidak demikian faktanya. Orang-orang lulusan S2 belum tentu bisa nyervis komputer, lulusan luar negeri sekalipun. Orang-orang yang jago nyervis, kemungkinan besar akan pusing mengerjakan penelitian-penelitian S2.

Menguasai komputer/informatika itu mirip dunia kedokteran. Kita sebaiknya memiliki konsentrasi satu bidang, seperti dunia kedokteran yang memiliki spesialisasi gig saja, THT saja, kulit saja, penyakit dalam saja atau spesialis yang lain.

Komputer juga begitu, kita harus memilih spesialisasi masing-masing.

Ada tiga konsentrasi Lab. Komputer, yaitu:

  1. Lab. AI (Kecerdasan Buatan)
  2. Lab. RPL (Rekayasa Perangkat Lunak)
  3. Lab. Jaringan Komputer.

Walaupun sebagian teman kami ada yang merasa sangat tertarik dengan Artifial Inteligence (AI) karena terasa keren, tapi untuk dunia “duitisme”, RPL dan Jaringan tidak kalah kerennya.

Kemampuan RPL bisa mengantarkan kita membuat aplikasi-aplikasi, mulai dari yang sederhana sampai yang hebat. Contoh, mulai membuat web kampus sampai web-web pemerintah dan perusahaan besar. Membuat web kampus mungkin saja tidak semua dibayar mahal karena masih banyak kampus yang enggan mengeluarkan dana untuk pembuatan web. Tapi kisaran ratusan ribu hingga di bawah 5 juta, tentu saja kampus gak bisa menolak. Mereka “dipaksa” oleh jaman untuk membuat dan melengkapi web kampusnya.

Jaringan Komputer cenderung lebih menantang dari RPL bila dilihat dari segi modal untuk belajarnya. RPL cukup menggunakan satu unit komputer kecil, sedangkan jaringan minimal menggunakan dua komputer/laptop. Akan tetapi, penghasilannya pun cmantap. Beberapa lembaga biasanya sudah butuh jaringan komputer, misalnya di lab. kampus atau di kantor yang berharap sebagian data dari ruang administrasi bisa diakses oleh ruang lain. Kami menyebutnya, uang dari skill jaringan komputer itu biasanya berbentuk proyek lembaga, seperti proyek kantor, proyek sekolah, proyek universitas, dll. I

Sedangkan AI (Kecerdasan Buatan) nampak terasa lebih keren bagi sebagian orang karena pengembangannya bisa mengarah pada robotika. Aplikasi-aplikasi sederhana berbasis AI bisa berupa Sistem Pakar untuk mendeteksi suatu penyakit, untuk mendeteksi kerusakan komputer, dll. Sebagai info nih, bagi yang jago matematika, teman-teman bisa melakukan penelitian-penelitian bidang AI yang isinya banyak dijejali rumus-rumus matematika informatika. hehe

Rapat BEM STMIK Jabar dan Rencana Qurban tahun 2020

Yang dibahas pertama kali dalam rapat ini mengenai kegiatan beberapa UKM yang ada di STMIK JABAR. UKM tersebut yakni UKM LDKMIS yang berhubungan dengan keagamaan, UKM Pengembangan IT yang tentu saja berhubungan dengan IT, UKM TAB’S yang berhubungan dengan bisnis, UKM Media Kampus yang berhubungan dengan kreativitas dalam mengelola suatu media, UKM Olahraga & Seni yang mungkin sudah jelas ya keterkaitannya dengan apa. Lalu ada UKM Pecinta Alam yang tentu saja berkaitan dengan alam, dan ada UKM KSR yang tentu lebih berkaitan dengan kesehatan. Continue reading “Rapat BEM STMIK Jabar dan Rencana Qurban tahun 2020”

Mahasiswa Jago Desain Grafis

Berkarya itu tidak selalu harus nunggu lulus S1. Apalagi mahasiswa yang memiliki skill komputer. Keahlian dalam bidang komputer juga tidak perlu menunggu banyak alias serba jago tapi dengan satu keahlian sudah bisa memulai sebuah karya walaupun sesederhana mungkin.

Ade Imam Hanafi adalah salah seorang mahasiswa yang awalnya kami tidak mengenal jago apa kakak yang satu ini. Tapi setelah beberapa kali mengikuti rapat kampus, ternyata A Imam ini jago desain grafis. A Imam salah seorang yang piawai menarikan mouse sehingga berbuah banner-banner kampus.

Bahkan tidak jarang, kami melihat ia sedang didampingi ketua STMIK Jabar yang kini menjadi Direktur Khusus yayasan Al Ghifari. Mereka asik membuat desain terbaik untuk banner STMIK Jabar.

Satu lagi kepiawaian A Imam, yaitu pandai memodif sepeda motor. Wow mantul!

Beasiswa Berprestasi STMIK JABAR Kepada Lulusan Terbaik SMK AL-HADI

STMIK JABAR menghadiri wisuda SMK AL-HADI Bandung 4 Juli 2020. SMK mencetak lulusan siap bekerja, melanjutkan pendidikan kuliah,dan berwirausaha. Wisudawan sebanyak 287 secara virtual. Pada acara ini, STMIK JABAR memberikan beasiswa berprestasi kepada lulusan terbaik.

Live penyerahan beasiswa secara simbolis oleh utusan STMIK Jabar, Bapak Ova Nurisma Putra, S.T., M.Kom (tengah).